Beberapa Kendaraan ini Tidak Terkena Sistem Ganjil Genap. Apa Dasar Hukumnya ?

 In News & Events

Feril Hamdani, SH

Pemprov DKI Jakarta resmi menerbitkan Pergub nomor 77 tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018 yang berlaku sejak tanggal 1 Agustus 2018.

Demi kelancaran Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk aturan guna mengatasi kemacetan yang menjadi permasalahan krusial di Jakarta. Salah satu upaya yang dilakukan yakni penerapan sistem ganjil-genap yang diperluas serta durasi pemberlakuan yang diperpanjang.

Banyak warga masyarakat yang bekerja di Jakarta mengeluhkan perluasan serta durasi pemberlakuan sistem ganjil-genap yang diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Masyarakat berpendapat perluasan dan perpanjangan durasi sistem ganjil-genap hanya memindahkan titik kemacetan di suatu wilayah ke wilayah yang lain oleh karena itu banyak pengguna jalan yang merasa dirugikan akibat pemberlakuan Pergub tersebut.

Pergub DKI 77/2018 tersebut memberikan pengecualian terhadap beberapa kendaraan yang tercantum dalam pasal 4 yang berbunyi :

“Pembatasan lalu lintas sebagaimana dimaksud Pasal 1, tidak diberlakukan antara lain pada:

  1. Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia;
  2. Presiden/Wakil Presiden
  3. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah; dan
  4. Ketua Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/Komisi Yudisial/Badan Pemeriksa Keuangan
  5. kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu Negara;
  6. kendaraan Dinas Operasional berplat dinas, TNI/Polri;
  7. kendaraan atlit dan official yang bertanda khusus (stiker) Asian Games;
  8. kendaraan pemadam kebakaran dan Ambulans;
  9. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas;
  10. kendaraan angkutan umum (plat kuning);
  11. kendaraan angkutan barang BBM dan BBG;
  12. sepeda motor;
  13. kendaraan yang membawa masyarakat difabel; dan
  14. kendaraan untuk kepeningan tertentu menurut pertimbangan petugas POLRI, seperti kendaraan Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari POLRI.

Bagi pengendara kendaraan bermotor roda dua tidak perlu khawatir mengenai sistem ganjil-genap yang diberlakukan Pemrov DKI karena sistem tersebut tidak berlaku bagi pengendara motor. Pengendara mobil pribadi selama Asian Games dapat mengambil alternatif untuk menggunakan jasa kendaran umum atau dapat mengabil jalur alternatif yang tidak terkena penerapan sistem ganjil-genap. Alhasil imbas kemacetan menjadi semakin meluas.

Recent Posts

Send this to a friend