KEWENANGAN PENYIDIK MELAKUKAN PENYITAAN TERHADAP BARANG/BENDA TERTENTU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG

 In Articles

Gianvilla Erry Chandra A.D.H., S.H.

Arti penyidikan di dalam pasal 1 ayat (4) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan Teknis Institusional Peradilan Umum Bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (PP 3/2003) yang menyebutkan secara teperinci mengenai arti dari penyidikan yaitu:

“Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.”

Maka, jika disimpulkan penyidikan merupakan suatu proses pencarian fakta di dalam suatu tindak pidana. Penyidikan sendiri wajib dilakukan oleh seorang Pegawai Negeri Sipil/Pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia tertentu yang berdasarkan aturannya ditentukan sehingga timbulnya kewenangan akan penyidikan itu.

Selain itu, penyidikan sendiri dilakukan oleh seorang yang disebut sebagai penyidik atau yang disebut di dalam pasal 1 angka (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menyebutkan:

Penyidik adalah pejabat polisi negara Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan.”

Merujuk terhadap pasal 1 ayat (4) PP 3/2003 bahwa tugas utama penyidik adalah mengumpulkan bukti sehingga membuat suatu perkara menjadi terang/jelas. Maka dari itu, guna mendukung suatu tindakan mengumpulkan bukti, tentu penyidik mempunyai kewenangan untuk melakukan penyitaan terhadap suatu barang/benda. Adapun arti dari kata “penyitaan” dijelaskan di dalam pasal 1 angka 16 KUHAP yang menjelaskan:

“Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan atau menyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak, berwujud atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan.”

Dapat disimpukan bahwa penyitaan merupakan pengambilan suatu barang yang sifatnya memaksa untuk kepentingan yang telah ditentukan berdasarkan hukum yang berlaku, maka sangat penting untuk dimengerti mengenai sifat dari penyitaan itu sendiri yaitu memaksa, kata memaksa sendiri artinya berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah memperlakukan, menyuruh, meminta dengan paksa. Namun, tentu dengan wewenang memaksa tersebut penyidik mempunyai aturan selama proses penyitaan.

Beberapa pasal dalam KUHAP menyebutkan aturan terkait seorang penyidik melakukan penyitaan yaitu sebagai berikut:

  1. Pasal 38 KUHAP

Penyitaan hanya dapat dilakukan penyidik dengan surat izin Ketua Pengadilan Negeri Setempat, dalma keadaan yang sangat perlu dan mendesak bilamana penyidik harus segera bertindak dantidak mungkin untuk mendaptkan surat izin terlebih dahulu, tanpa mengurangi ketentuan ayat (1) penyidik dapat melakukan penyitaan hanya atas benda bergerak dan untuk wajib segera melaporkan kepada ketua pengadilan negeri setempat guna memperoleh persetujuan.

  1. Pasal 128 KUHAP

Bahwa penyidik pada saat akan melakukan penyitaan maka peenyidik terlebih dahulu menunjukan tanda pengenalnya kepada orang dari mana bend aitu disita.

  1. Pasal 129 KUHAP
  • Bahwa pada saat dilakukan maka: penyidik memperlihatkan benda yang akan disita kepada orang dari mana benda itu akan disita atau kepada keluarganya dan dapat minta keterangan tentang benda yang akan disita itu dengan disaksikan kepala desa atau ketua lingungan dengan dua orang saksi;
  • Penyidik membuat berita acara penyitaan yang dibacakan terlebih dahulu kepada orang dari mana bend aitu disita atau keluarganya dengan diberi tanggal dan ditandatangai oleh penyidik maupun orang atau keluarganya dan atau kepala desa atau ketua lingkungan dengan dua orang saksi
  • Dalam hal orang dari mana benda itu disita atau keluarganya tidak mau membubuhkan tanda tangannya, hal itu dicatat dalam berita acara dengan menyebut alasannya
  1. Pasal 130 KUHAP :

Bahwa barang sitaan: benda sitaan sebelum dibungkus, dicatat berat dan/atau jumlah menurut jenis masing-masing ciri maupun sifat khas, tempat, hari dan tanggal penyitaan, identitas orang dari mana bend aitu disita dan lain-lainnya yang kemudian diberi lak dan cap jabatan dan ditandatangani oleh penyidik.

Maka dari itu, perlu diperhatikan di dalam penyitaan bahwa proses penyitaan harus merujuk kepada KUHAP sehingga kepastian hukum serta keadilan hukum akan tercapai, bilamana penyidik melakukan proses penyitaan secara ringkas yaitu perlu mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Negeri setempat terlebih dahulu jika tidak memungkinkan maka penyidik dapat melakukan penyitaan terhadap suatu barang/benda yang wajib hukumnya untuk dilaporkan kepada Pengadilan Negeri setempat. Adapun barang-barang/benda yang dapat disita oleh penyidik secara terspesifik berdasarkan pasal 39 KUHAP adalah sebagai berikut:

  1. Benda berupa tagihan tersangka/terdakwa yang di duga diperoleh dari tindak pidana;
  2. Benda yang digunakan langsung pada saat melakukan tindak pidana;
  3. Benda yang memungkinkan untuk menghalangi penyidikan;
  4. Benda khusus yang dibuat oleh tersangka untuk melakukan tindak pidana
  5. benda lain yang mempunyai hubungan terhadap tindak pidana.
  6. Dan yang terakhir adalah benda yang berada dalam sitaan perdata seperti pailit atau perkara perdata boleh untuk disita untuk kepentingan penyidikan

Maka, kesimpulannya adalah tindakan penyitaan pada saat proses penyidikan adalah perlu bagi suatu barang/benda selama benda/barang tersebut diduga atau terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka/terdakwa, bahwa jika diuar barang-barang tersebut seperti misalnya barang-barang harta kekayaan yang diduga tidak ada sangkut pautnya maka hal tersebut bukan kewenangan penyidik, Tindakan-tindakan kriminal oleh oknum penyidik bisa saja terjadi pada saat penyitaan yang dilakukan dengan alasan mendadak, maka dari itu sebagai warga negara yang mementingan keadilan maka perlu untuk mengetahui apa dasar-dasar terhadap suatu tindakan alat negara tersebut.

Recent Posts

Send this to a friend